Photobucket - Video and Image Hosting

 
     


 

 

 

Sunday, August 27, 2006
KISAH ASHABUL UKHDUD dari surah Al-Buruj.

KISAH ASHABUL UKHDUD dari surah Al-Buruj.
 
Kisah ini sangat penting untuk dijadikan rujukan dan ikutan kepada pemuda-pemudi Islam zaman ini kerana ia mengisahkan seorang pemuda yang berani kerana Allah s.w.t, hatta ditaruhkan nyawa sekalipun. Ilmu yang benar akan memimpin kita kepada Allah s.w.t, dan ini lah yang di ajarkan oleh pendeta (ahli Ibadat) sedangkan ilmu yang diajarkan oleh ahli sihir istana adalah bathil semata-mata. Tawaqqal dan berserahnya pemuda itu kepada Allah s.w.t menyebabkan bukan sahaja dia seorang, malah keseluruhan rakyat mendapat hidayah dan beriman kepada Allah s.w.t. . Kita dapat mengikuti kisah pemuda ini tertera dalam Surah Al-Buruj dan diterangkan dengan jelas oleh Nabi kita Muhammad s.a.w dalm hadith baginda seperti berikut ;
 
Shuhaib bin Simaan Arrmmi ra. mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda:
 
Di masa dahulu ada seorang raja (Yahudi) yang mempunyai seorang yang ahli sihir, kemudian ketika ahli sihir telah tua ia berkata kepada raja: "Kini aku telah tua dan mungkin telah dekat ajalku, karena itu anda kirim kepadaku seorang pemuda yang dapat aku ajarkan kepadanya ilmu sihir"

Maka raja berusaha mendapat seorang pemuda untuk mempelajari ilmu sihir itu, sedang di tengah jalan antara tempat ahli sihir dengan rumah pemuda itu ada tempat seorang pendeta (ahli ibadah) yang mengajar agama, maka pada suatu masa pemuda itu singgah di tempat pendeta untuk mendengarkan pengajiannya, maka ia tertarik dengan ajaran pendeta itu sehingga jika ia terlambat datang kepada ahli sihir dia akan dipukul, dan bila terlambat kembali ke rumahnya juga dia dipukul, maka ia mengadu tentang kejadian itu kepada pendeta.

Maka diajar oleh pendeta jika terlambat datang kepada ahli sihir supaya berkata aku ditahan oleh ibuku, dan bila terlambat kembali ke rumah katakan: Aku ditahan oleh ahli sihir.
 
Maka berjalan beberapa lama kemudian itu, tiba-tiba pada suatu hari ketika ia akan (hendak) pergi, mendadak (tiba-tiba) di tengah jalan ada seekor binatang buas sehingga orang-orang (ramai) tidak berani jalan di tempat itu, maka pemuda itu berkata: "Sekarang aku akan mengetahui yang mana lebih yang lebih baik di sisi Allah apakah ajaran pendeta atau ajaran ahli sihir", lalu ia mengambil sebutir batu dan berdoa "Ya Allah jika ajaran pendita itu lebih baik di sisimu maka bunuhlah binatang itu supaya orang-orang dapat lalu lalang di tempat ini".Lalu dilemparkanlah batu itu, dan langsung terbunuh binatang itu. Dan orang ramai gembira karena telah dapat lalu lintas di jalan itu.
 
Maka ia langsung memberitakan kejadian itu kepada Rahib (pendita), maka berkatalah Rahib itu kepadanya : "Anda kini telah afdhat (pesan) daripadaku, dan anda akan diuji, maka jika diuji jangan sampai menyebut namaku". Kemudian pemuda itu dapat menyembuhkan orang buta dan sopak dan berbagai macam penyakit yang berat-berat pada semua orang.
 
Ada seorang pembesar dalam majlis raja dan dia telah buta karena sakit mata, ketika ia mendengar berita bahwa ada seorang pemuda dapat menyembuhkan pelbagai macam penyakit maka ia segera pergi kepada pemuda itu sambil membawa hadiah yang banyak, sambil berkata: "sembuhkan aku, dan aku sanggup memberikan kepadamu apa saja yang anda suka".
 
Jawab pemuda itu: "Aku tidak dapat menyembuhkan seseorang pun sedang yang menyembuhkan hanya Allah azza wajalla, jika engkau mahu beriman (percaya) kepada Allah, maka aku akan berdoa semoga Allah menyembuhkan mu".
 
Maka langsung dia beriman kepada Allah dan didoakan oleh pemuda dan seketika itu juga ia sembuh dengan izin Allah s.w.t.

Kemudian ia kembali ke majlis raja sebagaimana biasanya, dan ditanya oleh raja
"Hai Fulan siapakah yang menyembuhkan matamu"
 
Jawabnya "Rabbi (Tuhanku)".
Raja bertanya: "Aku?".

Jawabnya "Bukan, tetapi Tuhanku dan Tuhanmu iaitu Allah".
Ditanya oleh Raja "Apakah anda mempunyai Tuhan selain Aku?"
Jawabnya "Ya, Tuhan ku dan Tuhanmu ialah Allah".
 
Maka disiksa oleh raja seberat-beratnya siksa sehingga terpaksa ia memberitahu raja itu akan pemuda yang mendoakannya untuk sembuh itu.
 
Maka segera dipanggil pemuda itu lalu berkata "Hai anak sungguh hebat sihirmu sehingga dapat menyebuhkan orang buta dan sopak dan berbagai macam penyakit"
 
Jawab pemuda itu "Sesungguhnya aku tidak dapat menyembuhkan siapa pun, hanya semata-mata Allah azza wa jalla".
 
Raja itu pun bertanya "Adakah aku?",
 
"Tidak" jawab permuda itu. maka tanya raja itu
 
"Adakah engkau ada tuhan lain selain aku?"
 
Jawab pemuda "Ya, Tuhanku dan Tuhanmu hanya Allah".
 
Maka pemuda itu ditangkap dan disiksa seberat-beratnya sehingga terpaksa dia menunjukkan pada Rahib yang mengajarnya. Maka dipanggil Rahib dan dipaksa untuk meninggalkan agamanya, tetapi Rahib tetap bertahan dan tidak mahu beralih agama, maka diletakkan gergaji di atas kepalanya dan digergaji dari atas kepalanya hingga terbelah dua badannya.
 
Kemudian kembali pemuda itu diperintah untuk meninggalkan agama yang dianutnya (agama Islam), tetapi pemuda ini juga menolak perintah raja, Maka raja memerintahkan supaya pergi ke puncak gunung dan di sana juga supaya ditawarkan kepadanya untuk meninggalkan agamanya dan mengikuti agama raja, jika tetap menolak supaya dilempar dari atas gunung itu, maka ketika telah sampai di atas gunung dan ditawarkan kepadanya pemuda untuk berubah agama, dan ditolak oleh pemuda itu. Kemudian pemuda itu berdoa "Allahumma ikfinihim bimaa syi'ta: (Ya Allah selesaikanlah urusanku dengan mereka ini dengan aku sehendak-Mu)". Tiba-tiba gunung itu bergoncang sehingga mereka berjatuhan dari atas bukit dan mati semuanya, maka segeralah pemuda itu kembali menemui raja, dan ketika ditanya:
 
 "Manakah orang-orang yang membawamu?".
 
Jawabnya: "Allah yang menyelesaikan urusan mereka".
 
Lalu pemuda itu diperintah untuk membawanya ke laut dan naik perahu, bila telah sampai di tengah laut ditanyakan padanya jika ia mau mengubah agama, jika tidak maka lemparkan ke dalam laut dan ketika telah sampai di tengah laut pemuda itu berdoa: "Allahumma ikfinihim bimaa syi'ta", maka tenggelamlah orang yang membawanya semuanya dan segeralah pemuda kembali menghadap raja.
 
Dan ketika ditanya oleh raja "Bagaimana keadaan orang-orang yang membawamu?"
 
Jawabnya: "Allah yang menyelesaikan mereka".
 
Kemudian pemuda itu berkata kepada raja "Engkau takkan dapat membunuhku kecuali jika engkau menurut perintahku maka dengan itu engkau akan dapat membunuhku"
 
Raja bertanya: "Apakah perintahmu?"
 
Jawab pemuda: "Kau kumpulkan semua orang di suatu lapangan, lalu engkau gantung aku di atas tiang, lalu anda ambil anak panah milikku ini dan kau letakkan di busur panah dan membaca: Bismillahi Rabbil ghulaarn (Dengan nama Allah Tuhan pemuda ini), kemudian anda lepaskan anak panah itu, maka dengan itu anda dapat membunuhku". Maka semua usul pemuda itu dilaksanakan oleh raja, dan ketika anak panah telah mengenai pelipis pemuda itu ia mengusap dengan tangannya dan langsung mati, maka semua orang yang hadir berkata: "Aamannaa birrabil ghulaam (Kami beriman kepada Tuhannya pemuda itu)". Sesudah itu ada orang memberitahu kepada raja bahwa semua rakyat telah beriman kepada Tuhannya pemuda itu, maka bagaimanakah usaha untuk menghadapi rakyat yang banyak ini. Maka raja memerintah supaya di setiap jalan digali parit dan dinyalakan api, dan tiap orang yang berjalan di sana, dan ditanya lentang agamanya, jika ia telap setia pada kami biarkan, tetapi jika ia tetap percaya kepada Allah masukkanlah ia ke dalam parit api itu.
 
Maka adanya orang berbaris-baris dorong mendorong yang masuk di dalam parit api itu, sehingga tiba seorang wanita yang mengendong bayinya yang masih menyusu, ketika bayinya diangkat oleh pengikut-pengikut raja untuk dimasukkan kedalam parit berapi itu, wanita itu hampir menurut mereka berganti agama karena sangat belas kasihan pada anaknya yang masih kecil itu, tiba-tiba anak bayi itu berbicara dengan suara lantang: "Sabarlah hai ibuku karena kau sedang mempertahankan yang hak.
(H.R. Ahmad, Muslim dan Annasa'i)
 
Berkata Ibnu Abbas kisah ini berlaku 70 tahun sebelum Nabi saw.

Posted at 04:08 pm by fareaster

  

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry
 

Web Master

 




fareaster
October 17th
Male
Malaysia


Image hosted by Photobucket.com

   




 
<< August 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31





 

 

 

 

 

  Archive

 

JOm LInk

 

Links Menarik

 

 

 

 

Demi Masaa

 

Kenalan Blog

 

Group

 

 

 

Layarilah

 

Laman Web  Pilihan

 

Inspirasi

INSAN ACUAN QUR'AN

"tak pernah membazirkan masa

matanya kepenatan kerana kuat membaca

suaranya lesu kerana kuat mengaji & berzikir

tidurnya lena dengan cahaya keimanan

bangun subuhnya penuh dengan kecerdasan

kerana sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan

sumbangan dan kewajipan hanya pada agama"

===================

To be able to defeat,
Shaytaan and his deceit,
Ask Allah for help and repeat,
Lailahailallah.

If we want to succeed,
We must purify our greed,
Obey him in every deed,
Lailahailallah.

To become completely freed,
From your envy and your greed,
In your hart plant the seed of,
Lailahailallah.

Every night and every day,
Every night and every day,
Never Forget to say Lailahailallah.
Never Forget to say Lailahailallah.

By : Khurram Malik

===================

 

Firman Allah:Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:
"Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah di muka bumi. "
(Al-Baqarah: 30)

Maksudnya: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya
mereka menyembah-Ku.
(Adz-Dzariat: 5)
Maka tibalah giliran bagi “UMAT ISLAM” melaksanakan tujuan Allah yang
telah melahirkan umat ini ke tengah-tengah masyarakat umat manusia:

Maksudnya: Kamu [umat Islam] adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk
manusia, iaitu kamu menyuruh berbuat kebaikan dan melarang daripada berbuat
kejahatan dan kamu beriman kepada Allah.
(Aali Imraan: 110)

Dan firman Allah:
Maksudnya: Dan demikianlah kami jadikan kamu [umat Islam] umat yang adil
dan pilihan, agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia dan agar Rasul
[Muhammad] menjadi saksi atas perbuatan kamu ...
(Al-Baqarah: 143)

Firman Allah:
Maksudnya: “Dan Al-Quran itu telah Kami bahagi-bahagikan dia agar kamu
membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dengan lambat dan tenang dan
Kami menurunkannya dengan beransur-ansur.”
(Al-Isra': 106)

 

Beautified is the life of this world for those who disbelieve and they mock at those who believe. But those who obeys Allah`s orders and keep away from what He has forbidden , will be above them on the Day of Resurrection. And Allah gives (of His Bounty Blessings Favours Honours on the Day of Resurrection) to whom He wills without limit.

 
( Al-Baqarah : 212 )


 
(It will be said):"Seize him and fetter him .Then throw him in a blazing fire. Then fasten him with a chain whereof the length is seventy cubits! Verily he used not to believe in Allah ,the Most Great..

 
( Al-Haqqah : 30-33 )


 
O you who believe! Spend of that with which We have provided for you , before a Day comes when there will be no bargaining ,nor friendship nor intercession.And it is the disbelievers who are Zalimun (wrong doers).

 
( Al-Baqarah : 254 )

 

 

 IKLAN

 

 

 

 

 
 



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed






Blogdrive